Pages

Senin, 31 Desember 2012

Malam Pergantian Tahun

Malam di tahun ini hampir habis.
Tinggal menghitung mundur beberapa jam lagi.
Sempurna sudah tahun ini hilang bersamaan dengan meriahnya terompet dan kembang api.
Malam terakhir di tiap tahunnya, selalu sama bagiku.
Hanya menghabiskan waktu berjam-jam sebelum pergantian tahun dengan menatap layar, mendengar gemuruh petasan yang bersautan.
Sesederhana itu aku merayakan pergantian tahun, semudah itu pula nantinya semua akan terlihat sama.

Senin, 17 Desember 2012

Senja

Aku\ rindu bongkahan mata sejukmu.
Aku rindu mengukir cerita bersamamu.
Aku........rindu......kamu.

Saat itu, senja terlihat amat redup. Sama halnya seperti hatiku yang baru saja ditinggal kamu.
Me-re-dup.
Hari kelam itu telah berlalu. menyisakan secercah kenangan hangat di benakku.
Apa kabarnya kamu?
Ah. Sudahlah. Kamu sudah lupakanku, mungkin.
Biarkan aku berjalan menuju jalanku.
Pergilah kamu, bayangan. Kejar tuanmu. Jangan mengekoriku.
Jangan buat aku semakin mencintanya.

Sat itu, lamat-lamat kupandang malam.
Nampak kelam tak seperti biasa.
Sinar sang Ratu pun terhalang.
Jadilah malam itu hitam pekat.

Saat itu, katak dan jangkrik seakan bisu.
Tak ada sautan mereka dari ujung sana.
Malam itu hampa.
Se-ham-pa hatiku saat ditinggal kamu.

Aku melupakanmu.
Membuang jauh bayang semu-mu.
Namun......

Mengapa kau hadir lagi?
Saat aku 'hampir' berhasil meninggalkan bayangmu
Mengapa kau hadir lagi?
Saat aku 'sudah' terbiasa tanpamu

Dan kini.....kamu kembali.
Menorehkan jingga di senjaku =)

Sabtu, 15 Desember 2012

katanya....sahabat

aku ingat....
tatapan mata yang teduh
senyuman hangat yang manis
tawa renyah kita berdua
Hanya berdua
aku. dan. kamu.

aku ingat....
saat ikrar persahabatan kita terukir
jelas!
kamu untuk aku
dan aku selalu untuk kamu

iya aku ingat
saat itu, matamu tulus
tanpa kebohongan
hingga akhirnya, kita bersahabat
mengarungi samudra
mendaki gunung
melawan arus
kita bersama
selalu!

tapi apa kamu ingat akan janji itu?
atau mungkin, kamu sudah tak lagi ingat dengan ucapanmu?
"kita sahabat. kalau kamu ada masalah, ceritanya sama aku aja. aku selalu ada buat kamu"
itu. itu ucapanmu!
"aku sedih lihat kamu nangis"
"aku bahagia bisa liat kamu senyum"
semua....semua tutur katamu aku ingat.
semua....semua janjimu aku kenang.
ya. hanya kukenang
tak lagi bisa kuutak-atik
karena kamu....
kini tlah hilang
beriringan dengan datangnya seseorang yang baru
tak lagi ada namaku, mungkin.



untuk kamu...malaikat indah yang dulu selalu ada.

 

Template by BloggerCandy.com