Aku\ rindu bongkahan mata sejukmu.
Aku rindu mengukir cerita bersamamu.
Aku........rindu......kamu.
Saat itu, senja terlihat amat redup. Sama halnya seperti hatiku yang baru saja ditinggal kamu.
Me-re-dup.
Hari kelam itu telah berlalu. menyisakan secercah kenangan hangat di benakku.
Apa kabarnya kamu?
Ah. Sudahlah. Kamu sudah lupakanku, mungkin.
Biarkan aku berjalan menuju jalanku.
Pergilah kamu, bayangan. Kejar tuanmu. Jangan mengekoriku.
Jangan buat aku semakin mencintanya.
Sat itu, lamat-lamat kupandang malam.
Nampak kelam tak seperti biasa.
Sinar sang Ratu pun terhalang.
Jadilah malam itu hitam pekat.
Saat itu, katak dan jangkrik seakan bisu.
Tak ada sautan mereka dari ujung sana.
Malam itu hampa.
Se-ham-pa hatiku saat ditinggal kamu.
Aku melupakanmu.
Membuang jauh bayang semu-mu.
Namun......
Mengapa kau hadir lagi?
Saat aku 'hampir' berhasil meninggalkan bayangmu
Mengapa kau hadir lagi?
Saat aku 'sudah' terbiasa tanpamu
Dan kini.....kamu kembali.
Menorehkan jingga di senjaku =)