Pages

Jumat, 18 April 2014

Kita ibarat dua tokoh utama dalam satu novel. Aku pemeran wanitanya, dan kamu pemeran prianya.
Kita memiliki cerita yang rumit, namun bagaimana caraku menjelaskan cerita dalam bab-bab di novel tersebut sementara baru saja sampai di prolog* kamu telah pergi. Lantas, bagaimana bisa aku mencapai epilog** itu jika tanpa ada kamu didalamnya?

Pernahkah kamu berdiam diri sejenak memikirkan cerita-yang amat- singkat ini? Aku selalu melakukannya. Kuulang sekali lagi, aku. selalu. melakukannya.
Dengan berjuta-juta pertanyaan yang tak pernah bisa kujawab sendiri, aku selalu memikirkannya.
Menerka-nerka jawaban yang tak pantas untuk dijadikan sebuah penjelasan darimu, atau dari siapapun.



*pembuka cerita
**penutup cerita
 

Template by BloggerCandy.com