Kita memiliki cerita yang rumit, namun bagaimana caraku menjelaskan cerita dalam bab-bab di novel tersebut sementara baru saja sampai di prolog* kamu telah pergi. Lantas, bagaimana bisa aku mencapai epilog** itu jika tanpa ada kamu didalamnya?
Pernahkah kamu berdiam diri sejenak memikirkan cerita-yang amat- singkat ini? Aku selalu melakukannya. Kuulang sekali lagi, aku. selalu. melakukannya.
Dengan berjuta-juta pertanyaan yang tak pernah bisa kujawab sendiri, aku selalu memikirkannya.
Menerka-nerka jawaban yang tak pantas untuk dijadikan sebuah penjelasan darimu, atau dari siapapun.
*pembuka cerita
**penutup cerita