Pages

Jumat, 13 Februari 2015

Dear, future husband

Dear, you

Selamat datang pendampingku dalam berlayar mengarungi samudra kehidupan
Semoga kamu adalah orang yang selalu kusebutkan namanya dalam tiap doa di dua per tiga malam.

Aku akan jadi perempuan yang membuatmu selalu rindu akan rumah, karena aku ingin memberikan senyum terbaikku kala kau lelah selepas mencari nafkah.
Aku ingin pergi ke tempat-tempat indah di dunia, bersamamu. Bukan. Bukan dengan uangmu. Tenang saja Sayang, aku akan pergi berlibur dengan uangku sendiri. Maka dari itu, izinkan aku untuk bekerja. Dan tidak akan kutinggalkan kewajibanku mengurus kerajaan kecil kita serta mejadi ibu yang baik untuk anak-anak kita nantinya.

Jangan pernah bosan mendengar keluhanku saat penyakitku datang mengganggu. Bahkan mengganggu jam tidurmu nanti.
Jangan pernah marah jika tanganmu memerah akibat cubitanku. Maafkan. Itu hanya sekedar cara untuk menunjukkan bahwa aku benar-benar mencintaimu.

Jadilah kepala keluarga yang sabar tetapi tegas dan bijaksana. Jangan sekali-kali kau bentak anak-anak kita dengan ucapan yang tak pantas. Teguhkan saja pundaknya, lalu beri nasihat.
Semoga engkau adalah imam yang benar-benar mengerti dan terus ingin belajar tentang agama. Karena aku pun akan menyempatkan diri untuk terus belajar agama di majelis-majelis yang ada.
Tolong dengarkan selagi lantunan ayat-ayat suci Al-Qur'an terucap dari lisanku, lalu benarkan jika ada yang salah. Mari bertadarus bersama selepas beraktivitas dan sebelum memulai pekerjaan. Agar berkah Tuhan selalu mengiringi.
Jadilah alarm untukku saat waktu tahajud telah datang, agar kita dapat memohon dan menangis bersama dalam sujud tengah malam.

Maaf jika terlalu banyak permintaan. Hal ini semata-mata hanya untuk kebahagiaan keluarga kecil kita kelak:)
Semoga saat ini kau tengah memperbaiki diri untuk menjadi pendamping terbaikku.

Sincerely,
👸
Your future wife💋
 

Template by BloggerCandy.com