Pages

Jumat, 24 Mei 2013

Seperti Ini

gatau harus mulai ini dari mana
bingung ngejelasinnya dari bagian mana biar kamu ngerti kalo aku gabisa teru-menerus kayak gini
kadang aku capek ngadepin sikap kamu yang ga bisa di tebak
aku tau kamu berjuang demi apapun itu yang kamu sebut sayang
tapi kenapa sampe sekarang, kamu belom juga bisa ngertiin maunya aku?
kenapa setiap aku bicarain semuanya ke kamu, kamu malah diem aja?
kenapa ga pernah ngerespon semua perkataan aku?
apa kamu udah ga bisa ngertiin aku?
apa susahnya sih?
ahhh. aku benci harus terus seperti ini.

Rabu, 15 Mei 2013

Ketidakpastian

bergantung pada rindu saat senja
menenggelamkan rasa khawatir pada kelamnya malam
menyeruput hangatnya kesetiaan kala pagi kembali datang

tak lagi dapat kutopang tubuh ini dengan kaki lemas menunggumu di ujung jalan selama berhari-hari
menanti dengan ketidakpastian kapan kamu akan datang
menunggu dengan cemas akankah engkau datang
sekedar menatap, lalu berbincang

habis sudah suaraku menjeritkan namamu
mengharapkan sosokmu muncul dari balik layar hitam kepunyaan malam
yang berujung pada kesia-siaan
ya. malam tak bersahabat denganku rupanya

kucoba menunggumu kala pagi
mungkin saja matahari pagi dan sinarnya berpihak kepadaku
bisa sajakan mereka memberi kabar baik untukku?
dengan kehadiranmu, misalnya.

"manusia yang berencana. Tuhan yang menentukan." -hukum alam
ya. . . . begitulah kira-kira
pagi dan malam sama saja
tak ada yang berpihak denganku

kucoba lagi menunggu sosokmu saat senja
hingga malam kembali datang
engkau tak kunjung tiba
ah. . . sudahlah

mungkin ini saat titik jenuhku meluap
jenuhku telah menggapai puncaknya
dan. . . . ya. aku lelah
menunggu ketidakpastian, entah sampai kapan.

Rabu, 08 Mei 2013

Semoga

"Kebahagiaan dan kesedihan selalu beriringan. Selalu. Itu hukum alam. Nyata." -me.

Mau di sadari atau ngga, ketawa lo yang super bahagia itu akan berujung pada air mata.
Coba deh inget-inget, pernah ga lo abis ketawa bahagia banget ujung-ujungnya nangis?
Atau. . .saat lo abis nangis tersedu-sedu, tiba-tiba kayak ada malaikat yang bikin lo senyum lagi?
Ya. Itu hukum alam, kawan-kawan.
Contoh lain, saat lo ketawa terbahak-bahak juga bakal ada air menggenang di pelupuk mata lo.
Dari situ aja udah ketauan kan, "Kebahagiaan dan kesedihan selalu beriringan."

Intinya. . .
Hari ini gue cuma mau berbagi cerita, tentang kehidupan gue yang udah hampr 2 minggu lost contact sama pacar. *duuuh sedihnyaaa* yaa gitulah pokoknya, hari-hari gue so complicated karena gue gatau harus gimana.
Coba lo pikir, pohon aja harus selalu di kasih air sama pupuk biar ga mati, apa lagi cinta brooo. Okesip.

Begin. . . .
Hampir 2 minggu lost contact. Gue tau HP-nya dia rusak/eror/apalah sebutannya. Itupun tau dari temen-temennya.
Sehari. Dua hari. Seminggu. . . Ga ada juga kabarnya. I'm getting frustrated. Mau nyerah aja rasanya sama keadaan setelah semuanya hilang gitu aja. Penyemangat gue, mood booster gue, semuanya hilang.
Dan, ya. Untungnya gue masih punya keluarga yang sayang sama gue, sekaligus temen-temen di Nipam, yang always beside me. Especially my lovely classmate, @x3nipam i was so greatful to have you all. Dan ciwi-ciwi penyemangat gue yang lainnya. Dan buat orang yang cungkring dan tinggi menjulang, kakak-kakak-an gue yang sekarang juga ikut menghilang, makasih banget atas setiap goresan senyum yang kalian kasih buat gue.
Kalian yang selalu bikin gue jadi semangat sekolah, semangat belajar, semangat buat pertahanin semuanya setelah hampir 2 minggu ini rasanya hambar banget.
Mungkin ini kedengarannya sedikit berlebihan, but I swear. I'm getting tired of him. 

And, you. . .
After this all i'm not ok. But i try to be fine.
Aku kuat kok bertahan lama walaupun lost contact, walaupun ga ada kamu saat aku berkeluh kesah, walaupun ga ada kamu pas aku banyak masalah. I'm stronger than i think.
although, sometimes this situation killing me slowly, Honey.
Dan kamu gatau soal itu. Kamu ga tau apa-apa. Kamu hilang. Dan kamu ga pernah berusaha buat sedetik aja kasih aku kabar.
Sampai akhirnya, sore ini. Setelah hampir 2 minggu kamu tenggelam entah dimana (mungkin bersama rutinatasmu. Atau mungkin sama yang lain. Ya, mungkin) kamu kembali, aku senang. Kamu menyapa, aku bahagia. Kamu menghilang 'lagi'. Aku. . .entahlah.

Semoga senja tak pernah kehilangan warnanya.
Dan aku, tak pernah benar-benar kehilanganmu. Semoga.

Rabu, 01 Mei 2013

curhat colongan

sampe kapan nunggu kayak gini?
sekali duakali sih no problem. tapi kalo berulang kali?
siapa sih yang ga gondok di anggurin kayak gini?
udah berkali-kali loh. . . .
sebenernya sih i can be fine, but sometimes. . . .i felt worse. so. . . .worse.
cuma butuh kabar. bukan. bukan kabar yang di denger dari orang lain.
dan sampe kapan juga gue harus mendam semua kekhawatiran ini?
ahhhya. emang harus sabar ngadepin semuanya.
even though its 61 seconds in minute, 25 hours in a day, 8 days in a week.
wouldn't you have time for me, would you?
emang gue gapernah ada kaliya di pikirannya? hahaha:-)
mau sampe kapan pun, tugas gue emang cuma 'nunggu' di kabarin.
dengan alasan apapun, harusnya kita bisa saling jaga komunikasi loh.
biar semuanya tetep baik-baik aja.
jadi gaada pihak yang di sakitin. ehhhh. . . .di rugiin maksudnya hahaha.
bye!
 

Template by BloggerCandy.com