seketika bayangannya melesat melintasi rongga-rongga di otakku.
memaksaku untuk mengingat dan merasakan kembali hangat dekapnya saat terakhir bertemu.
mengharuskanku melayangkan pikiran dan memutarkan alunan namanya dalam kepala.
Ya Tuhan...
apalah arti bayangan itu?
mungkinkah seseorang yang menari dalam bayangan itu juga sedang memikirkanku?
sehingga kami saling bertemu dalam imajinasi masing-masing
merangkai gerak dengan lembut
membentuk garis kenangan yang indah
melengkungkan senyum sumringah.
Wahai bayangan....
kembalilah....
dan sampaikan rindu ini untuknya
dari aku, di ujung mata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar