Tuhan menciptakan makhluk hidupnya dengan CINTA.
Matahari menyinari dunia dengan CINTA.
Merpati menyampaikan pesan dengan CINTA.
Adam dan Hawa bersatu karena CINTA.
Dan kita hidup....dengan CINTA.
Aku mengenalmu dan aku mencintaimu.
Kamu mengenalku dan kamu mencintaiku.
Aku dan Kamu akhirnya saling mencinta.
Hari-hariku penuh CINTA karenamu.
Karena kamu membawa beribu warna untukku.
Hidupku penuh CINTA karenamu.
Karena kamu mencintaiku.
Kamu memberi banyak kata-kata manis.
Kamu membuat banyak cerita indah.
Kamu meyakinkanku bahwa kamu CINTA aku, selamanya.
Ya. S-E-L-A-M-A-N-Y-A.
Tapi kini....kata-kata manis itu hanya angin yang berhembus.
Hanya sekedar ombak yang menghempas karang.
Kata-kata itu layaknya butiran debu yang tersapu.
Mengapa semua harus kamu akhiri?
Mengapa kamu berdusta?
Mengapa kamu berhenti mencintaiku?
Apa kamu lupa dengan semua kata manismu?
Apa kamu tak ingat seberapa indah cinta kita?
Apa kamu tak lagi bisa bersamaku?
Apa kamu tak ingin mempertahankan keindahan ini?
Tuhan...
Ini sangat menyakitkan.
Dia lupakan semua janjinya.
Dia tak ingat cinta kami.
Dia tinggalkan aku hanya dengan bayangnya.
Tuhan...
Mengapa CINTA tak seperti CINTA?
di tulis saat sahabatku di tinggal kekasihnya.
dengan cinta. Aku :-)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar