Begitu katanya. Entah kata siapa. Tapi, aku percaya.
Lalu, apa salah jika aku begitu takut kehilanganmu?
Aku memang terlalu berperasaan.
Kehilangan kabar darimu saja aku langsung panik.
Bagaimana jika aku kehilanganmu?
Apa kamu peduli dengan derai tangisku?
Aku kehilanganmu.
Tidak. Tidak.
Bukan kamu. Tapi "segala sesuatu yang dulu ada padamu".
Ya. Kini aku kehilangan segala sesuatu yang dulu pernah ada didirimu.
Tentangmu. . .
Kuceritakan pada malam kelam.
Dan kukirim kepada rembulan.
Lalu aku berbisik pada jangkrik di tengah malam.
"Dia tak lagi seperti sediakala" kataku.
"Dia berubah untuk membuatmu tegar".
Aku terdiam.
Tuhan. . .benarkah?
Semoga malam kan jawab tanyaku:')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar