Pages

Minggu, 03 Juni 2012

Ketika kamu melupakanku

Entah bagaimana mendeskripsikan perasaan ini.
Terlalu sulit dan rumit.

Sering kali kamu membuat alasan.
Dan semudah itu aku memaklumi.
Mungkin ini yang di namakan cinta.
Ya. Entahlah.

Aku hanya bersikap setegar mungkin saat semua terjadi berulang kali.
Aku lelah. Dan kamu tak tau itu. Bahkan kamu tak mau tau.
Kamu terlalu sibuk dengan segala urusanmu.
Kamu terlena dengan semua keseharianmu.
Sehingga aku, tak lagi ada dalam pikiranmu.

Aku takut kehilangan dirimu.
Ya. Hanya itu.
Hanya itu alasanku mengekangmu.
Tak ada maksud dan tujuan lain.
Aku hanya ingin terus bersamamu.

Ketika kamu melupakanku.
Yang katamu hanya "sejenak".
Tapi semua terjadi berulang kali.
Aku ingin menunjukkan semua keletihanku menunggumu.
Aku disini. Sendiri. Menunggumu kembali.
Satu. Dua. Tiga. Empat jam.
Apa kamu pernah tau bagaimana kegelisahanku saat menunggumu?
Tidak. Kamu tidak pernah tau apapun tentang kegelisahanku.
Bahkan yang kamu tau aku hanya diam dan marah saat kau kembali.

Diamku kau artikan kemarahanku.
Dalam hal ini kamu pun salah besar.
Lalu, apa yang kamu mengerti tentang aku?
Kamu hanya tau aku marah.
Tanpa pernah tau aku mencemaskanmu.

Sekarang apa?
Entahlah.
Aku lelah.



Semua kutulis dengan airmata cinta:')

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 

Template by BloggerCandy.com